BAITSULTRA.COM/KONAWE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat. Melalui Dinas Ketahanan Pangan, sebanyak 21,57 ton beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) disalurkan kepada 719 Keluarga Penerima Bantuan (PBP) yang tersebar di Kecamatan Routa, Kamis (20/8/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Konawe H. Yusran Akbar, didampingi Kapolres AKBP Edi Raharjono, Ketua TP PKK Hj. Hania, Ketua Bhayangkari, Erni Edi Raharjono, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Abd Hasyim, serta Kepala Dinas Sosial, Nasrudin.

Setiap keluarga penerima memperoleh bantuan sebanyak 30 kilogram beras. Total penerima manfaat mencapai 719 kepala keluarga yang tersebar di tujuh desa dan kelurahan di Kecamatan Routa, meliputi Kelurahan Routa sebanyak 150 KK, Desa Tirawonua 173 KK, Desa Parudongka 200 KK, Desa Walandawe 40 KK, Desa Puuwiwirano 51 KK, Desa Tanggola 46 KK, dan Desa Lalomerui 59 KK.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe Yusran Akbar menegaskan bahwa program bantuan pangan merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin kebutuhan dasar masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah dengan akses terbatas.
“Pemerintah hadir tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga melalui perlindungan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Bantuan pangan ini merupakan hasil sinergi pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok,” ujar Yusran.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga serta membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe, Abd Hasyim menjelaskan, bahwa Kecamatan Routa menjadi salah satu wilayah prioritas dalam program penyaluran CPP karena kondisi geografisnya yang relatif terpencil dan memiliki tantangan akses transportasi, terutama saat musim hujan.
Menurutnya, penyaluran bantuan dilakukan sekaligus untuk alokasi tiga bulan guna memastikan ketersediaan pangan masyarakat tetap terjaga tanpa terkendala distribusi.

“Routa merupakan salah satu kecamatan yang mendapat perhatian khusus karena aksesibilitasnya. Dengan penyaluran langsung untuk tiga bulan, kami ingin memastikan masyarakat tetap memiliki cadangan pangan yang cukup,” jelasnya.
Abd Hasyim menambahkan, seluruh bantuan yang disalurkan berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah dan diperuntukkan untuk konsumsi keluarga penerima manfaat. Ia mengingatkan agar bantuan tersebut tidak diperjualbelikan.
“Bantuan ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk kebutuhan pangan rumah tangga sehingga dapat membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan ekonomi maupun kondisi geografis yang ada,” tutupnya.
Tidak ada komentar