Lantik Kades PAW Lerehoma, Bupati Konawe Serukan Semangat Membangun Desa di Tengah Keterbatasan Anggaran

waktu baca 3 menit
Jumat, 2 Okt 2026 16:52 0 30 Admin

BAITSULTRA.COM/KONAWE – Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T., resmi melantik Suparman Pagala sebagai Kepala Desa Lerehoma, Kecamatan Anggaberi, hasil Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (PAW), di Pendopo Kantor Bupati Konawe, Jumat (2/10/2026).

Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Konawe Nomor 100.3.3.2/502 Tahun 2026 yang ditetapkan di Unaaha pada 1 Oktober 2026. Dengan keputusan itu, Suparman Pagala resmi menggantikan Jasran dan akan memimpin Desa Lerehoma hingga berakhirnya sisa masa jabatan pada 27 Januari 2028.

Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Diawali pembacaan surat keputusan, Suparman kemudian mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Bupati Konawe sebelum menandatangani berita acara pelantikan dan menerima penyematan tanda jabatan sebagai kepala desa definitif.

Namun, pelantikan tersebut bukan sekadar seremonial. Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menyampaikan pesan tegas kepada kepala desa yang baru dilantik agar tidak menjadikan keterbatasan anggaran sebagai alasan untuk berhenti berinovasi.
Menurutnya, masa depan desa tidak hanya ditentukan oleh besarnya dana yang diterima, melainkan oleh kemampuan pemerintah desa menggali dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

“Jangan berpikir harus ada uang baru bisa bekerja. Kalau semua menunggu uang, maka pembangunan tidak akan pernah bergerak. Yang dibutuhkan adalah ide, kemauan dan kerja bersama,” tegas Yusran.

Ia mengingatkan bahwa pengurangan dana desa yang terjadi saat ini tidak boleh mematahkan semangat membangun. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu lahirnya kreativitas dan inovasi dari pemerintah desa.

Untuk memperkuat pesannya, Yusran mencontohkan keberhasilan salah satu desa di Jawa Tengah yang mampu mengubah sumber mata air menjadi destinasi wisata berbasis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Berawal dari investasi sederhana menggunakan dana desa, kawasan tersebut kini berkembang menjadi sumber pendapatan yang menghasilkan miliaran rupiah.

Menurutnya, keberhasilan itu menunjukkan bahwa kemajuan desa tidak selalu bergantung pada sumber daya besar, tetapi pada kemampuan membaca peluang dan mengelolanya secara profesional.

“Saya ingin ada desa di Konawe yang bisa menjadi contoh dan mampu bersaing dengan desa-desa maju di Pulau Jawa. Potensi itu ada, tinggal bagaimana kita mengelolanya,” ujarnya.

Secara khusus, Yusran menyoroti posisi strategis Desa Lerehoma yang berada di kawasan penyangga industri. Ia menilai kondisi tersebut merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, ia meminta pemerintah desa membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, pemuda, kelompok usaha, hingga perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut.

“Duduk bersama, bangun komunikasi yang baik. Jika ada persoalan, selesaikan melalui musyawarah. Jangan sampai perbedaan pendapat justru menghambat pembangunan desa,” katanya.

Selain itu, Bupati juga mengingatkan Suparman Pagala agar segera memahami karakteristik masyarakat, memetakan potensi desa, sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi warga.

Ia menekankan pentingnya pemerintahan desa yang mengedepankan kejujuran, transparansi, gotong royong, serta keterbukaan dalam setiap proses pembangunan.

Kepada masyarakat Desa Lerehoma, Yusran mengajak seluruh elemen untuk memberikan dukungan kepada kepala desa yang baru dilantik. Menurutnya, keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai apabila pemerintah dan masyarakat berjalan dalam satu tujuan yang sama.

“Berikan masukan yang baik, lakukan pengawasan secara konstruktif, tetapi tetap jaga persatuan, keamanan dan kerukunan di tengah masyarakat,” pesannya.

Menutup sambutannya, Yusran kembali menegaskan bahwa pembangunan Konawe harus dimulai dari desa. Ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bergandengan tangan mewujudkan daerah yang aman, nyaman, maju dan mandiri.

“Kalau desa maju, ekonomi bergerak dan masyarakat sejahtera, maka Konawe akan tumbuh menjadi daerah yang semakin kuat. Mari bersama-sama membangun desa dan menata daerah ini menjadi lebih baik,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA