Pemkab Konawe Genjot Penyerapan Tenaga Kerja, Job Fair 2026 Hadirkan 1.239 Lowongan

waktu baca 3 menit
Rabu, 12 Agu 2026 19:38 0 9 Admin

BAITSULTRA.COM/KONAWE – Harapan baru bagi para pencari kerja di Kabupaten Konawe kembali terbuka. Pemerintah Kabupaten Konawe resmi menggelar Job Fair Konawe 2026 yang menghadirkan ribuan peluang kerja dari puluhan perusahaan lintas sektor. Kegiatan yang dipusatkan di Pelataran Eks MTQ Kabupaten Konawe itu dibuka langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, Rabu (12/8/2026).

Pembukaan bursa kerja terbesar di Konawe tahun ini turut dihadiri Kapolres Konawe AKBP Edy Raharjono, Ketua DPRD Konawe, Sekretaris Daerah Dr. Ferdinan Sapan, Kepala BPS, Kepala BP3MI Sulawesi Tenggara, unsur Kejaksaan Negeri Konawe, serta pimpinan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Konawe.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Konawe, Ir. Ilham Jaya, ST, menjelaskan bahwa Job Fair 2026 merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal sekaligus menjembatani kebutuhan perusahaan dengan ketersediaan tenaga kerja di daerah.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana perekrutan tenaga kerja, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah untuk menekan angka pengangguran dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

“Job Fair ini menjadi ruang pertemuan antara pencari kerja dan dunia usaha. Harapan kami, semakin banyak masyarakat Konawe yang memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki,” ujarnya.

Job Fair Konawe 2026 berlangsung selama dua hari, mulai 12 hingga 13 Agustus 2026. Sebanyak 31 perusahaan lokal, nasional, hingga multinasional ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan membuka peluang kerja dari berbagai sektor strategis.

Perusahaan peserta berasal dari sektor pertambangan, manufaktur, pembiayaan, kesehatan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Total terdapat 1.239 lowongan pekerjaan yang dapat diakses oleh masyarakat.

Kesempatan tersebut terbuka bagi berbagai jenjang pendidikan, mulai dari lulusan SMA/SMK hingga sarjana. Bahkan, sejumlah perusahaan juga menyediakan formasi khusus bagi penyandang disabilitas sebagai bentuk komitmen terhadap prinsip kesetaraan kesempatan kerja.

Sementara itu, Bupati Konawe Yusran Akbar menegaskan bahwa penyediaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan Job Fair menjadi instrumen penting untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan potensi tenaga kerja lokal yang terus berkembang.

“Pemerintah daerah ingin memastikan tenaga kerja Konawe tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” tegas Yusran.

Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Konawe terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Balai Latihan Kerja (BLK) dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara, guna meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja daerah.

Yusran juga mengingatkan bahwa Konawe kini telah memiliki UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh pelatihan dan sertifikasi kompetensi sebelum memasuki pasar kerja.
Menurutnya, peningkatan kualitas SDM merupakan kunci agar tenaga kerja lokal mampu bersaing, baik di tingkat regional maupun nasional.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Persiapkan diri, tingkatkan kemampuan, dan tunjukkan bahwa tenaga kerja Konawe mampu bersaing secara profesional di dunia usaha dan industri,” pesannya kepada para pencari kerja.

Di penghujung sambutannya, Yusran menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Job Fair Konawe 2026. Ia berharap ribuan peluang kerja yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda Konawe untuk membangun masa depan yang lebih baik sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan daerah.

Dengan lebih dari seribu lowongan yang tersedia dan puluhan perusahaan yang membuka kesempatan kerja, Job Fair Konawe 2026 menjadi momentum penting dalam upaya menekan pengangguran sekaligus membuka jalan bagi lahirnya tenaga kerja lokal yang kompeten, produktif, dan siap menghadapi tantangan dunia industri modern.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA