Gedung Wekoila Bakal “Disulap” jadi Konawe Expo Center, Bupati Konawe : Ditargetkan Tuntas 2027

waktu baca 2 menit
Selasa, 12 Agu 2025 08:34 0 168 Admin

BAITSULTRA.COM./ KONAWE – Bupati Konawe Yusran Akbar tak mau visinya berhenti di slogan. Ia mengumumkan rencana pembangunan Konawe Expo Center, pusat kegiatan serbaguna yang disebutnya sebagai investasi jangka panjang mulai 2026 hingga 2027.

Rencana pembangunan Konawe Expo Center (KEC) yang ditargetkan mulai dikerjakan pada 2026 dan rampung 2027. Proyek ini disebut sebagai langkah konkret dari visi Konawe Bersahaja yang diusung Bupati Konawe Yusran Akbar sejak awal masa jabatannya.

“Ini bukan sekadar pembangunan gedung, tapi investasi jangka panjang bagi kemajuan ekonomi, budaya, dan tata kelola pemerintahan di Konawe,” kata Yusran.

Rencana pembangunan masih dalam tahap kajian Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian. Salah satu opsi lokasi adalah revitalisasi total Gedung Wekoila di kompleks perkantoran Pemkab Konawe. Gedung serbaguna itu akan direnovasi besar-besaran, diperluas, dan diubah menjadi pusat multifungsi bertaraf modern.

KEC dirancang sebagai one-stop venue yang dapat menampung pameran produk lokal dan nasional, festival budaya, rapat kerja pemerintah, hingga acara pernikahan masyarakat. “Semua bisa terakomodasi di satu tempat yang representatif,” ujar Yusran.

Pemkab mempertimbangkan pengelolaan KEC oleh Perumda Konawe atau melalui skema outsourcing ke pihak profesional. “Kita ingin KEC ini hidup, bukan jadi gedung megah yang kosong. Maka pengelolaannya harus profesional, transparan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ucapnya.

Proyek ini masuk dalam program strategis Konawe Bersahaja—singkatan dari Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan. Yusran menyebut KEC akan menjadi panggung bagi potensi lokal. “Dari petani, pengrajin, hingga pengusaha muda,” katanya.

Respon positif mulai datang dari pelaku usaha. “Kalau benar-benar terealisasi, ini mimpi yang jadi nyata,” ujar Solihim, pengusaha muda asal Unaaha. “Selama ini kami kesulitan mencari tempat yang representatif.”

Dengan target penyelesaian 2027, Pemkab punya waktu dua tahun untuk merancang desain, menyiapkan anggaran, dan melibatkan publik dalam perencanaan. Yusran berharap KEC kelak tak hanya menjadi pusat ekspo, tapi juga simbol transformasi Konawe dari daerah pinggiran menjadi pusat inovasi dan pertumbuhan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA