Bursa Ketua PWI Sultra Memanas, Figur-Figur Kuat Mulai Bergerilya Cari Dukungan

waktu baca 3 menit
Senin, 6 Jul 2026 20:08 0 14 Admin
Ketgam: Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Sultra saat ini menyiapkan kelengkapan administrasi untuk penyelenggaraan Konferprov pada September 2026 (Dokumentasi PWI Sultra) 

BAITSULTRA.COM/KENDARI – Kontestasi pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031 mulai menunjukkan dinamika. Menjelang pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konferprov) yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026, sejumlah nama kader potensial PWI Sultra mulai diperbincangkan sebagai calon pemimpin organisasi wartawan tertua di Indonesia tersebut.

Berdasarkan ketentuan organisasi, calon ketua PWI provinsi harus memenuhi syarat yang telah diatur dalam Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), serta Peraturan Organisasi (PO) PWI. Di Sultra sendiri, tercatat lebih dari 20 kader telah mengantongi kualifikasi Wartawan Utama, sehingga memiliki peluang untuk maju dalam kontestasi tersebut.

Sejumlah figur yang disebut-sebut berpotensi tampil dalam bursa pemilihan bahkan mulai membangun komunikasi dan konsolidasi dengan anggota PWI yang memiliki hak suara. Aktivitas penjajakan dukungan itu menjadi bagian dari dinamika demokrasi organisasi menjelang pelaksanaan konferensi.

Di sisi lain, panitia pelaksana Konferprov PWI Sultra terus mematangkan berbagai persiapan teknis. Kepanitiaan yang dipimpin H. Atto Raidi saat ini fokus menyiapkan dokumen, administrasi, serta kebutuhan teknis lainnya guna memastikan pelaksanaan konferensi berjalan lancar dan sesuai aturan organisasi.

Ketua Panitia Pelaksana Konferprov PWI Sultra, H. Atto Raidi, mengatakan pihaknya tengah mengoptimalkan seluruh tahapan persiapan mengingat konferensi merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi PWI di tingkat provinsi.

“Karena konferensi ini merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat provinsi, maka seluruh aspek teknis harus dipersiapkan secara maksimal agar pelaksanaannya berjalan baik dan menghasilkan keputusan yang berkualitas,” ujar Atto Raidi, Minggu (5/7/2026).

Menurutnya, seluruh kader yang memenuhi syarat memiliki kesempatan yang sama untuk maju dan dipilih sebagai ketua. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme anggota yang ingin berkontribusi membangun organisasi.

“Setiap kader memiliki hak yang sama untuk dipilih dan memilih sepanjang memenuhi ketentuan organisasi. Ini menunjukkan semangat demokrasi yang sehat di tubuh PWI Sultra,” katanya.

Sementara itu, Ketua PWI Sultra, Sarjono, memastikan persiapan konferensi terus berjalan sesuai jadwal. Ia menyebut kepanitiaan telah terbentuk dan melibatkan sejumlah pengurus PWI kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi pelaksanaan kegiatan.

“Panitia sudah bekerja dan beberapa pengurus PWI kabupaten/kota juga masuk dalam struktur kepanitiaan. Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai rencana,” ujarnya.

Sarjono menambahkan, agenda Konferprov PWI Sultra juga telah dilaporkan kepada PWI Pusat. Ia berharap pelaksanaan konferensi yang direncanakan berlangsung pada awal September 2026 dapat menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus melahirkan kepemimpinan baru yang mampu membawa PWI Sultra semakin maju.

“Terkait persyaratan bakal calon ketua, semuanya akan mengacu pada AD, ART, dan Peraturan Organisasi. Saat ini kami masih menunggu regulasi final yang akan dikirimkan oleh PWI Pusat,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA