BAITSULTRA.COM/KONAWE – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Konawe terus memperkuat kemampuan personelnya dalam menangani kasus-kasus kriminal. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui simulasi olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat yang digelar usai apel satuan kerja, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin KBO Satreskrim Polres Konawe, Ipda Laode Istiqlal, S.H., tersebut diikuti seluruh personel Satreskrim sebagai bagian dari peningkatan kapasitas penyelidikan dan penyidikan di lapangan.
Dalam simulasi itu, penyidik dihadapkan pada skenario penemuan seorang pria yang ditemukan tergantung di dalam rumah. Meski awalnya diduga sebagai kasus bunuh diri, perkembangan situasi di TKP menunjukkan adanya sejumlah petunjuk yang mengarah pada dugaan tindak pidana pembunuhan.
Skenario tersebut sengaja dirancang untuk menguji ketelitian personel dalam membaca kondisi lapangan, mengidentifikasi petunjuk, serta menentukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional sesuai standar operasional prosedur.
Selama latihan berlangsung, personel mempraktikkan seluruh tahapan penanganan TKP, mulai dari menerima laporan masyarakat, mendatangi lokasi kejadian, mengamankan area, memasang garis pembatas, hingga melakukan observasi awal terhadap posisi korban dan kondisi lingkungan sekitar.
Tak hanya itu, petugas juga dilatih melakukan dokumentasi TKP, menginventarisasi barang bukti, mencari petunjuk yang berpotensi mengungkap penyebab kematian korban, serta memastikan seluruh proses evakuasi dilakukan tanpa merusak jejak yang ada.
Ipda Laode Istiqlal menegaskan, kemampuan olah TKP menjadi fondasi penting dalam proses pengungkapan suatu perkara. Kesalahan kecil dalam penanganan lokasi kejadian dapat berpengaruh terhadap jalannya penyelidikan maupun proses pembuktian di kemudian hari.
“Melalui simulasi ini, kami ingin memastikan setiap personel memahami prosedur penanganan TKP secara utuh. Ketika menghadapi kejadian yang sebenarnya, mereka harus mampu bertindak cepat, tepat, dan tetap menjaga keaslian barang bukti maupun kondisi TKP,” ujarnya.
Menurutnya, latihan semacam ini juga menjadi sarana evaluasi sekaligus penyegaran kemampuan personel agar selalu siap menghadapi berbagai dinamika kasus di lapangan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Konawe di bawah kepemimpinan Kapolres Konawe AKBP Edi Raharjono, S.I.K., M.Si., dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kepolisian, khususnya di bidang reserse kriminal.
Melalui latihan yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Konawe berharap setiap personel memiliki kemampuan teknis yang mumpuni dalam mengungkap perkara, mengamankan barang bukti, serta menyajikan proses penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat.
Tidak ada komentar