Kelurahan Sendang Mulya Sari Jadi Percontohan Desa Cantik di Kabupaten Konawe

waktu baca 2 menit
Senin, 11 Agu 2025 19:26 0 131 Admin

BAITSULTRA.COM./ KONAWE – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Konawe meluncurkan dan memaparkan data Desa Cantik (Cinta Statistik) Kelurahan Sendang Mulya Sari, Kecamatan Tongauna, Senin, (11/8/2025). Acara ini dihadiri Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala BPS Konawe, dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Konawe.

Dalam sambutan yang dibacakan Asisten III, Bupati Konawe Yusran Akbar menyebut capaian ini menjadi bagian dari visi besar “Membangun Desa, Menata Kota, Mewujudkan Konawe Bersahaja”.

“Hari ini adalah hari bersejarah karena kita menapaki langkah maju dalam membangun desa dan kelurahan dengan pendekatan berbasis data,” kata Yusran Akbar.

Yusran menjelaskan, program Desa Cantik dibentuk dengan empat tujuan utama. Pertama, meningkatkan pemahaman dan peran aktif aparat serta masyarakat dalam kegiatan statistik. Kedua, menyeragamkan tata kelola data agar berkualitas dan dapat dibandingkan secara nasional. Ketiga, memaksimalkan pemanfaatan data untuk pembangunan yang terarah dan tepat sasaran. Keempat, menciptakan agen statistik desa sebagai motor penggerak budaya sadar data.

Tahun ini, Kelurahan Sendang Mulya Sari menjadi wilayah percontohan Desa Cantik ketiga di Kabupaten Konawe. Sebelumnya, penghargaan serupa diraih Kelurahan Toriki dan Kelurahan Tumpas. Saat ini, delapan kelurahan lain tengah membangun basis data serupa.

“Paradigma pembangunan telah berubah. Desa dan kelurahan bukan lagi objek, melainkan subjek pembangunan yang dituntut merencanakan pembangunan berbasis data standar,” ujar Yusran.

Kepala BPS Sultra, Andi Kurniawan, berharap capaian ini menjadi pilot project bagi desa dan kelurahan lain di Konawe. “Bisa diamati, ditiru, dan dimodifikasi sesuai kekhasan wilayah masing-masing,” katanya.

Menurut Andi, program ini melibatkan semua pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk mendigitalisasi data serta meningkatkan kesadaran pentingnya statistik. “Data itu penting untuk memudahkan Pemda Konawe sendiri, karena bisa langsung dieksekusi by name, by address,” ujarnya.

Hasil peluncuran ini langsung ditindaklanjuti dengan penyaluran bantuan bagi warga yang membutuhkan. “Output-nya luar biasa. Data Desa Cantik membantu secara detail dari data makro BPS. Kami apresiasi Pemda yang sudah lama bekerja sama membina pengumpulan dan analisis data yang mudah dipahami,” kata Andi.

Lurah Sendang Mulya Sari, Suyono, mengatakan pihaknya memerlukan waktu sekitar dua bulan untuk memperbarui data kependudukan. Proses ini melibatkan ketua RT melalui sistem Pembaruan Data Kependudukan Kelurahan (PADUKA) Sendang Mulya Sari.

“Aplikasi penginputan data RT digunakan jika ada warga pindah, datang, lahir, atau meninggal. Jadi tiap bulan kami melakukan pembaruan data. Baru Sendang yang memiliki aplikasi pendataan atau perbaikan data tiap bulannya,” ujar Suyono.

Ke depan, kata Suyono, pihaknya akan terus mengembangkan pendataan melalui pembaruan data rutin setiap bulan bersama aparat kelurahan dan sistem aplikasi tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA