Orientasi PPPK Formasi 2025 Digelar, Bupati Yusran Tekankan Integritas dan Profesionalisme

waktu baca 2 menit
Senin, 27 Jul 2026 12:03 0 18 Admin

BAITSULTRA.COM/KONAWE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe resmi menggelar Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2025 yang diikuti tenaga kesehatan, guru, dan tenaga teknis, di gedung Weloika Senin (27/7/2026).

Orientasi yang diikuti sebanyak 2.910 peserta itu terdiri dari 195 tenaga kesehatan, 239 tenaga guru, dan 2.476 tenaga teknis, dibuka langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST.

Dalam arahannya, Bupati Yusran menegaskan bahwa status PPPK bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah untuk melayani masyarakat dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, integritas harus menjadi fondasi utama, terutama bagi pegawai yang bertugas di sektor pelayanan publik seperti puskesmas, PTSP, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, hingga RSUD Konawe.

“Layani masyarakat dengan baik, jangan membeda-bedakan. Utamakan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi. Kerjakan tugas yang diberikan pimpinan dan kurangi mengeluh,” tegas Yusran.

Ia menilai budaya mengeluh hanya akan menghambat produktivitas dan semangat kerja. Sebaliknya, ASN dituntut menunjukkan rasa syukur melalui dedikasi, disiplin, dan kinerja yang nyata di lapangan.

Selain integritas, Yusran juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi. Ia meminta para PPPK tidak cepat puas dengan ilmu yang dimiliki saat ini. Menurutnya, perkembangan teknologi dan tuntutan pelayanan publik yang terus berubah mengharuskan ASN untuk terus belajar.

“Jangan berhenti belajar. Tingkatkan kemampuan melalui buku, pelatihan, diskusi maupun media digital agar mampu mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Konawe tersebut juga mengingatkan bahwa kinerja PPPK akan dievaluasi secara berkala setiap tahun. Kontrak kerja dapat saja tidak diperpanjang apabila pegawai tidak menunjukkan performa yang baik atau melanggar ketentuan yang berlaku.

Di penghujung sambutannya, Yusran mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk memiliki rasa cinta terhadap daerah dan berperan aktif mewujudkan Konawe yang bersih, nyaman, serta memiliki daya tarik bagi masyarakat maupun pendatang.

“Kita ingin Konawe menjadi daerah yang dirindukan. Datang ke Konawe merasa nyaman, pulang dari Konawe ingin kembali lagi. Mari bersama-sama membangun Konawe yang ramah, cantik, dan sejahtera,” pungkasnya.

Orientasi ini digelar berdasarkan Peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 15 Tahun 2020 dan Keputusan Kepala LAN Nomor 289/K.1/PDP.07/2022, dengan kurikulum yang mencakup pembelajaran mandiri melalui Massive Open Online Course (MOOC) dan pengenalan nilai-nilai etika instansi pemerintah .

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA