Wabup Konawe Salurkan Bantuan Bibit Durian dan Sarana Produksi di Onembute

waktu baca 3 menit
Jumat, 17 Jul 2026 18:06 0 5 Admin

BAITSULTRA.COM/KONAWE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe terus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah. Melalui program pengembangan hortikultura, Pemkab Konawe menyalurkan bantuan bibit durian unggul dan sarana produksi (saprodi) kepada sejumlah kelompok tani di Kecamatan Onembute, Kamis (16/7/2026).

Program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan melalui pengembangan komoditas bernilai tinggi.

Penyerahan bantuan berlangsung di Kecamatan Onembute dan dihadiri Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim, Ketua DPRD Konawe, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP), Camat Onembute, unsur Forkopimcam, kepala desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Konawe menegaskan bahwa durian merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki prospek cerah dan nilai ekonomi tinggi. Tingginya permintaan pasar terhadap buah durian dinilai menjadi peluang besar bagi petani untuk meningkatkan pendapatan keluarga.

“Durian berkualitas memiliki nilai jual yang tinggi. Karena itu, produksi harus terus kita tingkatkan agar mampu menjadi sumber kesejahteraan masyarakat,” ujar Syamsul Ibrahim.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh bantuan yang diberikan pemerintah, tetapi juga bergantung pada keseriusan petani dalam mengelola dan merawat tanaman hingga memasuki masa produktif.

Menurutnya, bibit yang telah disalurkan harus dimanfaatkan secara optimal agar dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang memberikan nilai tambah bagi petani. Pemerintah daerah juga akan melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan program tersebut sebagai dasar pengambilan kebijakan di masa mendatang.

“Jika bantuan ini dikelola dengan baik dan memberikan hasil nyata, tentu pemerintah akan mempertimbangkan pengembangan program serupa pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Selain bantuan bibit durian unggul, kelompok tani juga menerima berbagai sarana produksi pertanian untuk menunjang proses budidaya. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong tumbuhnya sentra hortikultura baru di wilayah Onembute.

Wakil Bupati juga mengingatkan para penerima manfaat agar menggunakan bantuan sesuai petunjuk teknis budidaya yang telah disampaikan oleh penyuluh pertanian. Dengan pengelolaan yang tepat, program ini diyakini mampu memberikan hasil optimal dan berkelanjutan.

Ia turut mengapresiasi kerja keras para petani yang selama ini menjadi ujung tombak pembangunan sektor pertanian di Konawe. Menurutnya, kemajuan pertanian hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah, penyuluh, dan petani sebagai pelaku utama di lapangan.

“Pembangunan pertanian tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kerja sama dan komitmen semua pihak agar sektor ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, para kelompok tani penerima bantuan menyambut positif program tersebut. Mereka menilai bantuan bibit durian dan sarana produksi menjadi dorongan penting untuk mengembangkan usaha tani yang lebih produktif dan bernilai ekonomi tinggi.

Melalui program ini, Pemerintah Kabupaten Konawe menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sektor pertanian melalui penyediaan sarana pendukung, pendampingan teknis, serta pemberdayaan petani guna mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA