BAITSULTRA.COM/KENDARI – Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tenggara, H. Yusran Akbar, S.T., menegaskan bahwa keberadaan PAN harus memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kekayaan sumber daya alam yang melimpah di Sultra tidak boleh hanya menjadi kebanggaan di atas kertas, tetapi harus benar-benar dirasakan oleh petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil.
Pernyataan tersebut disampaikan Yusran saat membuka Pelantikan Pengurus DPW dan DPD PAN se-Sulawesi Tenggara di Hotel Claro Kendari, Selasa (6/10/2026). Acara yang dihadiri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan beserta jajaran DPP itu berlangsung meriah dengan dihadiri ratusan kader dari berbagai kabupaten dan kota.
Dalam sambutannya, Yusran mengingatkan bahwa ukuran kemajuan daerah tidak semata ditentukan oleh besarnya potensi tambang, perkebunan, maupun sektor kelautan. Yang lebih penting, kata dia, adalah sejauh mana kekayaan tersebut mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.
“Masih ada petani yang membutuhkan kepastian pasar, nelayan yang membutuhkan dukungan sarana dan prasarana, serta pelaku UMKM yang membutuhkan perhatian. Selama persoalan itu masih ada, berarti tugas kita belum selesai,” ujar Yusran di hadapan para kader.
Ia menegaskan seluruh jajaran PAN Sultra harus bergerak dalam satu barisan dan satu komando untuk mengawal aspirasi masyarakat hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, kehadiran partai politik harus menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.
Pada kesempatan itu, Yusran juga menyampaikan komitmen PAN Sultra dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat. Dukungan tersebut mencakup penguatan swasembada pangan, pengembangan Koperasi Desa Berdikari, Program Kampung Nelayan Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, hingga penguatan rantai pasok pangan berbasis korporasi petani.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Yusran memaparkan sejumlah capaian yang telah berjalan di Sulawesi Tenggara, khususnya di sektor perikanan dan kelautan. Ia menyebut Program Kampung Nelayan Merah Putih telah terealisasi di empat lokasi di Sultra, termasuk di Kabupaten Konawe, dan mendapat perhatian langsung dari pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, untuk tahun 2025 dan 2026, Sulawesi Tenggara sudah memiliki empat titik Kampung Nelayan Merah Putih yang menjadi bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir,” ungkapnya.
Menjelang berakhirnya sambutan, Yusran mengajak seluruh kader untuk mulai membangun kepercayaan masyarakat sejak sekarang sebagai modal menghadapi Pemilu 2029. Ia menilai kemenangan politik tidak lahir dari kerja sesaat menjelang pemungutan suara, melainkan dari konsistensi memperjuangkan kepentingan rakyat setiap hari.
“Kepercayaan masyarakat dibangun melalui kerja nyata. Jika rakyat merasakan manfaat kehadiran PAN, maka kemenangan akan datang dengan sendirinya,” tegasnya.
Sambutan tersebut disambut tepuk tangan para kader yang memadati ruang pelantikan, menandai semangat baru PAN Sultra dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mengawal agenda pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Anoa.
Tidak ada komentar