BAITSULTRA.COM/KONAWE – Partai Amanat Nasional (PAN) mulai menabuh genderang kebangkitan di Kabupaten Konawe. Setelah sempat menjadi kekuatan dominan dan menguasai kursi Ketua DPRD Konawe, PAN kini bertekad merebut kembali posisi tersebut pada Pemilu 2029.
Semangat itu menguat pasca pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulawesi Tenggara dan seluruh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN se-Sultra oleh Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, di Kendari.
Ketua DPD PAN Konawe, H. Syamsul Ibrahim, menegaskan bahwa partainya tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam kontestasi politik mendatang. PAN, kata dia, menargetkan kembali menjadi partai pemenang dan merebut kursi pimpinan DPRD Konawe.
“Target kita jelas. Pada Pemilu 2029 PAN harus kembali merebut kursi Ketua DPRD Konawe. Dengan lima daerah pemilihan yang ada, minimal kita harus meraih tujuh kursi,” tegas Syamsul Ibrahim.
Wakil Bupati Konawe itu optimistis target tersebut realistis untuk dicapai. Menurutnya, tujuh kursi akan menjadi modal kuat bagi PAN untuk kembali menguasai parlemen daerah sebagaimana pernah diraih pada masa kejayaannya.
Diketahui, PAN pernah menjadi partai penguasa di Konawe dengan raihan 10 kursi DPRD dan berhasil menempatkan kadernya sebagai Ketua DPRD. Namun dalam perjalanan politik berikutnya, jumlah kursi PAN terus mengalami penurunan hingga kini tersisa enam kursi di DPRD Konawe.
Syamsul tidak menampik bahwa kemerosotan tersebut dipengaruhi melemahnya mesin partai di tingkat akar rumput.
“Saya melihat persoalan utamanya ada pada infrastruktur partai yang tidak berjalan maksimal, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Ini yang harus kita benahi,” ujarnya.
Karena itu, PAN Konawe akan fokus melakukan pembenahan organisasi secara menyeluruh dengan menghidupkan kembali struktur partai hingga tingkat ranting.
Menurutnya, keberadaan pengurus aktif dan relawan yang bergerak di desa-desa menjadi kunci untuk mengembalikan kejayaan PAN.
“Kita akan hidupkan kembali ranting-ranting partai. Harus ada pengurus yang aktif, harus ada kader dan relawan yang terus menyuarakan PAN. Kalau mesin partai bergerak sampai ke bawah, saya yakin kejayaan PAN bisa kembali,” katanya.
Optimisme tersebut semakin menguat setelah tampuk kepemimpinan DPW PAN Sultra kini berada di tangan Bupati Konawe, H. Yusran Akbar. Syamsul menilai kepemimpinan Yusran akan menjadi energi baru bagi konsolidasi partai di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.
Tak hanya membidik kemenangan di tingkat kabupaten, PAN juga memasang target lebih besar pada Pemilu 2029. Salah satunya adalah merebut kembali kursi DPR RI yang pada Pemilu 2024 gagal diraih PAN di Sultra.
“Kita optimistis bisa mengisi satu kursi DPR RI dari Sultra. Itu menjadi target besar yang harus kita perjuangkan bersama,” ungkapnya.
Di tingkat provinsi, PAN juga menargetkan peningkatan signifikan jumlah kursi DPRD Sultra. Jika pada periode sebelumnya PAN memiliki enam kursi dan kemudian merosot menjadi tiga kursi, maka pada Pemilu 2029 partai berlambang matahari terbit itu berambisi mengembalikan seluruh kursi yang hilang.
“Target kita minimal kembali ke enam kursi DPRD Sultra. Kalau itu tercapai, PAN akan kembali masuk dalam jajaran partai pemilik kursi pimpinan DPRD Provinsi,” jelasnya.
Untuk mewujudkan target tersebut, Syamsul menegaskan konsolidasi hingga tingkat desa akan menjadi agenda utama partai dalam waktu dekat. Ia meyakini basis-basis massa PAN yang pernah mengakar kuat di berbagai wilayah Konawe masih ada dan dapat diaktifkan kembali.
“Dulu banyak wilayah yang identik dengan warna biru PAN karena kerja para pendiri, senior, dan kader-kader partai. Kalau kita kembali bekerja secara serius dan terorganisir, saya yakin kepercayaan rakyat akan kembali kepada PAN,” pungkasnya.
Tidak ada komentar