BAITSULTRA.COM/KONAWE – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat kembali ditunjukkan melalui penyaluran bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada warga Kecamatan Anggaberi. Sebanyak 22,56 ton beras disalurkan kepada 752 Keluarga Penerima Bantuan (KPB) sebagai bagian dari program bantuan pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026.
Penyerahan bantuan berlangsung di sela-sela pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Anggaberi, Kamis (25/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Konawe H. Yusran Akbar ST., Setiap keluarga penerima memperoleh 30 kilogram beras untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga selama tiga bulan.
Dalam sambutannya, Bupati Yusran Akbar menegaskan, bantuan pangan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat dari risiko kerawanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Bantuan pangan ini adalah wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi. Selain membantu masyarakat, program ini juga menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi,” ujarnya.
Menurutnya, program bantuan pangan merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah, yang menempatkan perlindungan sosial sebagai salah satu instrumen utama dalam pembangunan nasional.
Yusran menekankan bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur fisik, tetapi juga melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
“Pemerintah hadir bukan hanya melalui pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya, tetapi juga melalui perlindungan sosial yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Bantuan ini adalah hasil sinergi pemerintah pusat dan daerah agar tidak ada warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangannya,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa agar terus mengawal proses distribusi bantuan sehingga benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Kita ingin setiap bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal. Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat harus terus dijaga demi kesejahteraan bersama,” tuturnya.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe, bantuan beras CPP di Kecamatan Anggaberi disalurkan kepada warga yang tersebar di delapan desa dan kelurahan, yakni Kelurahan Toriki sebanyak 62 KK, Desa Lerehoma 35 KK, Desa Wunduongohi 67 KK, Kelurahan Parauna 95 KK, Kelurahan Anggaberi 117 KK, Kelurahan Lawulo 162 KK, Kelurahan Andabia 63 KK, dan Kelurahan Unaasi 151 KK.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Konawe, Abd Hasyim menjelaskan bahwa Kecamatan Anggaberi merupakan salah satu dari 28 kecamatan yang mendapatkan alokasi bantuan CPP tahun 2026.

“Kecamatan Anggaberi menjadi salah satu wilayah prioritas penyaluran bantuan pangan karena memiliki jumlah penerima manfaat yang cukup besar. Kami memastikan seluruh bantuan tersalurkan sesuai data penerima yang telah diverifikasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, total bantuan yang disalurkan mencapai 22,56 ton beras dan diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan konsumsi keluarga dan tidak diperjualbelikan. Pemerintah akan terus melakukan pengawasan agar program berjalan sesuai tujuan,” tandasnya.
Tidak ada komentar