BAITSULTRA.COM/KONAWE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe menggelar kegiatan Forum Konsultasi Publik sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan yang menjadi wadah dialog terbuka antara pemerintah, pemangku kepentingan, pelaku usaha, dan masyarakat, dipimpin langung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Dr. Ferdinand Sapan.
Forum tersebut dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, mulai dari perwakilan Kementerian/Lembaga, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN/BUMD, hingga asosiasi dan pelaku usaha. Kehadiran unsur penegak hukum, instansi vertikal, lembaga keuangan, jaminan sosial, Kadin, pengusaha penggilingan padi, serta kelompok tani dari sejumlah kecamatan menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Sekda Konawe menegaskan bahwa keberhasilan investasi dan percepatan pembangunan sangat ditentukan oleh regulasi yang sederhana, jelas, dan berpihak pada kemudahan berusaha.
Pemkab Konawe, kata dia, telah menunjukkan komitmen tersebut melalui penetapan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Kemudahan Berusaha dan Investasi, yang wajib dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh perangkat daerah.
Ia menekankan bahwa pelayanan publik harus berorientasi pada kemudahan perizinan, kecepatan proses, kenyamanan, serta kepastian dan keamanan hukum.
“Untuk itu, sinergi lintas OPD, khususnya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), menjadi kunci agar standar pelayanan tidak berhenti pada tataran perencanaan, tetapi benar-benar diterapkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan dunia usaha,” jelasnya.
Sekda Konawe juga menyoroti pentingnya peningkatan daya saing daerah, terutama di sektor pertanian. Ia menyampaikan bahwa produktivitas tidak hanya ditentukan oleh luas lahan, melainkan juga oleh perilaku, konsistensi metode tanam, serta manajemen usaha tani.
“Pengalaman daerah lain menjadi pembelajaran penting bagi Konawe dalam mendorong perubahan pola dan dukungan kebijakan yang lebih efektif,” tuturnya.
Melalui Forum Konsultasi Publik ini, Pemerintah Konawe membuka ruang evaluasi, masukan, dan kolaborasi dari seluruh pemangku kepentingan. Diharapkan, forum ini mampu melahirkan komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Tidak ada komentar