Konawe Bidik Panggung Wisata Dunia, Lalonggasumeeto Disiapkan Jadi Magnet Baru Turis Mancanegara

waktu baca 3 menit
Selasa, 7 Jul 2026 11:30 0 23 Admin

BAITSULTRA.COM/KONAWE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe mulai menatap sektor pariwisata sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi masa depan. Melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), langkah konkret dilakukan dengan meninjau langsung sejumlah destinasi unggulan di Kecamatan Lalonggasumeeto yang dinilai memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparekraf Konawe, Mudarman, S.Sos., M.Si., rombongan melakukan kunjungan lapangan ke Wawo Ventures di Desa Wawobungi dan Delisha Resort di Desa Nii Tanasa, Senin (6/7/2026) kemarin.

Kegiatan tersebut turut diikuti sejumlah pejabat daerah, mulai dari Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Camat Lalonggasumeeto, Kepala Bidang Destinasi Disparekraf, hingga jajaran staf kecamatan.

Destinasi pertama yang dikunjungi adalah Wawo Ventures, sebuah kawasan wisata pantai yang dikelola investor asal Amerika Serikat. Kehadiran investor asing di sektor pariwisata Konawe menjadi sinyal positif bahwa daerah ini mulai dilirik sebagai kawasan yang memiliki prospek investasi menjanjikan.

Di lokasi tersebut, tim Disparekraf melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pengelolaan destinasi, mulai dari fasilitas, kebersihan kawasan, hingga standar pelayanan wisatawan. Pemerintah daerah juga berdiskusi langsung dengan pengelola terkait peluang pengembangan usaha, peningkatan kualitas layanan, serta strategi memperluas pasar wisata.

“Masuknya investor asing merupakan bukti bahwa potensi wisata Konawe memiliki daya tarik yang kuat. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas destinasi agar mampu memenuhi standar internasional,” ujar Mudarman.

Setelah dari Wawo Ventures, rombongan melanjutkan peninjauan ke Delisha Resort yang berada di pesisir Desa Nii Tanasa. Resort tersebut dikenal menawarkan panorama pantai yang dipadukan dengan fasilitas modern serta konsep wisata yang kerap disebut menghadirkan nuansa layaknya kawasan wisata Bali.

Keunggulan lokasi yang hanya berjarak sekitar 30 menit dari Kota Kendari menjadikan Delisha Resort memiliki posisi strategis untuk menarik wisatawan lokal maupun luar daerah.

Menurut Mudarman, konsep yang diusung Delisha Resort sangat relevan dengan tren wisata modern yang mengutamakan kenyamanan, estetika, dan pengalaman wisata yang berkesan.

“Dengan fasilitas yang terus berkembang dan lokasi yang mudah dijangkau, kami melihat Delisha Resort memiliki peluang besar menjadi salah satu ikon wisata baru di Sulawesi Tenggara,” katanya.

Tak sekadar kunjungan seremonial, agenda tersebut juga menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan pelaku usaha pariwisata. Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pengembangan destinasi, peningkatan amenitas, penguatan promosi, hingga upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pertumbuhan sektor pariwisata.

Mudarman menegaskan, visi besar Pemkab Konawe di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Konawe, adalah menjadikan Konawe sebagai daerah tujuan wisata yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.

Menurutnya, cita-cita tersebut tidak mungkin tercapai tanpa kolaborasi yang kuat antara pemerintah, investor, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Pemerintah hadir sebagai fasilitator, tetapi pembangunan pariwisata tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing,” tegasnya.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa Kecamatan Lalonggasumeeto memiliki modal besar untuk berkembang menjadi kawasan wisata unggulan. Keindahan garis pantai, potensi alam pesisir yang masih alami, serta mulai tumbuhnya investasi sektor pariwisata menjadi kekuatan utama yang dapat mendorong daerah tersebut menjadi destinasi favorit wisatawan.

Pemerintah daerah optimistis, dengan dukungan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, promosi yang berkelanjutan, serta sinergi seluruh pemangku kepentingan, Lalonggasumeeto dapat menjelma menjadi gerbang wisata baru Konawe yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Jika pengembangan dilakukan secara konsisten, kawasan ini tidak hanya akan menjadi etalase keindahan Konawe, tetapi juga sumber pertumbuhan ekonomi baru yang membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pesisir.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA