Kapal Mati Mesin, Tiga Penumpang Terombang Ambing di Perairan Kokapi Konawe Utara

waktu baca 2 menit
Jumat, 10 Jul 2026 23:14 0 11 Admin

BAITSULTRA.COM/KENDARI – Tiga orang penumpang sebuah kapal dilaporkan mengalami situasi darurat setelah kapal yang mereka tumpangi mendadak mengalami mati mesin di sekitar perairan Desa Kokapi, Kabupaten Konawe Utara, Jumat malam (10/7/2026).

Laporan mengenai insiden tersebut diterima Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari sekitar pukul 21.45 Wita dari Ilham, anggota Polsek Lalonggasumeeto. Dalam laporannya, disebutkan sebuah kapal dengan Person On Board (POB) tiga orang tidak dapat melanjutkan pelayaran akibat kerusakan mesin saat berada di tengah perairan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Kendari bergerak cepat dengan memberangkatkan Tim Rescue pada pukul 22.00 Wita menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, mengatakan tim SAR langsung dikerahkan guna memastikan keselamatan seluruh penumpang yang berada di atas kapal.

“Setelah menerima informasi, Tim Rescue KPP Kendari segera diberangkatkan menuju lokasi untuk memberikan bantuan SAR kepada kapal yang mengalami mati mesin di perairan Desa Kokapi,” ujarnya.

Lokasi kejadian diperkirakan berada sekitar 25 mil laut (NM) atau sekitar 46 kilometer dari Dermaga Basarnas Kendari. Jarak yang cukup jauh tersebut tidak menyurutkan langkah tim penyelamat untuk segera menjangkau korban.

Berdasarkan data cuaca dari BMKG, kondisi perairan saat operasi berlangsung terpantau cukup bersahabat dengan cuaca cerah, kecepatan angin sekitar 12,5 kilometer per jam dari arah timur laut, serta tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter.

Informasi sementara menyebutkan kapal tersebut berangkat dari Boenaga pada siang hari dengan tujuan Batugong. Namun di tengah perjalanan, mesin kapal tiba-tiba mengalami gangguan dan tidak dapat dioperasikan kembali saat berada di sekitar perairan Desa Kokapi.

Operasi SAR melibatkan unsur gabungan dari SMC dan Staf SMC KPP Kendari, Rescuer KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, serta ABK KN SAR Pacitan.

Dalam operasi tersebut, tim dibekali berbagai peralatan pendukung, antara lain Rescue Car, RIB, peralatan medis SAR, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas ketiga penumpang kapal masih dalam proses pendataan. Basarnas Kendari terus melakukan upaya penyelamatan dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah tim tiba di lokasi kejadian.

“Keselamatan korban menjadi prioritas utama dalam operasi malam ini,” demikian disampaikan pihak Basarnas Kendari.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA