BAITSULTRA.COM/KONAWE – Dalam rentang waktu kurang dari dua pekan, Kabupaten Konawe seolah sedang menikmati musim panen prestasi. Satu per satu capaian membanggakan berhasil diraih, menegaskan bahwa slogan Konawe Bersahaja bukan sekadar jargon, melainkan kerja nyata yang mulai menunjukkan hasil di berbagai sektor.
Empat prestasi tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil diboyong Konawe hanya dalam hitungan hari. Mulai dari bidang keagamaan, pengendalian ekonomi, pembangunan desa, hingga tata kelola kelurahan, semuanya menghadirkan kabar gembira bagi masyarakat Konawe.
Prestasi pertama datang dari panggung Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang berlangsung di Konawe. Di hadapan ribuan peserta dan tamu dari 17 kabupaten/kota, Konawe tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga tampil sebagai juara umum. Momen penyerahan piala bergilir oleh Gubernur Sultra, kepada Bupati Konawe, H.Yusran Akbar ST., pada malam penutupan MTQ menjadi simbol keberhasilan daerah yang mampu memadukan penyelenggaraan yang sukses dengan prestasi gemilang.
Belum reda euforia kemenangan MTQ, Konawe kembali mendapat kabar membanggakan dari sektor ekonomi. Berdasarkan data yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) Konawe pada 1 Juli 2026, daerah ini kembali menempati posisi teratas dalam pengendalian inflasi se-Sultra. Dari 17 kabupaten/kota, Konawe tercatat sebagai daerah dengan tingkat inflasi paling terkendali selama periode Januari hingga Juni 2026.
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa stabilitas harga kebutuhan pokok, pengawasan pasar, serta sinergi pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan berjalan efektif. Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi banyak daerah, Konawe justru mampu menjaga daya beli masyarakat tetap stabil.
Prestasi ketiga lahir dari akar pembangunan paling dasar, yakni desa. Desa Benua, Kecamatan Amonggedo, berhasil meraih Juara III Lomba Desa Tingkat Provinsi Sultra Tahun 2026. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa di Konawe tidak berjalan di tempat. Tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga inovasi pembangunan desa terus mengalami peningkatan yang nyata.
Tidak berhenti di situ, sehari setelah pengumuman lomba desa, Konawe kembali mengukir prestasi melalui Kelurahan Anggaberi, Kecamatan Anggaberi. Kelurahan tersebut sukses meraih Juara I Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Sultra Tahun 2026. Prestasi ini semakin istimewa karena Anggaberi akan menjadi wakil Sulawesi Tenggara pada ajang penilaian tingkat regional.
Empat prestasi dalam waktu yang nyaris bersamaan ini menjadi gambaran bahwa pembangunan di Konawe bergerak secara menyeluruh. Tidak hanya fokus pada satu sektor, tetapi menyentuh aspek spiritual, ekonomi, pemerintahan desa, hingga penguatan tata kelola kelurahan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Konawe, Yusran Akbar, bersama Wakil Bupati, Syamsul Ibrahim, berbagai program pembangunan terus diarahkan untuk menciptakan kemajuan yang merata dan berkelanjutan.
Empat prestasi dalam dua pekan mungkin hanya angka. Namun di balik angka itu, tersimpan kerja keras ribuan orang, mulai dari aparat pemerintah, tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga warga yang ikut menjaga semangat pembangunan.
Jika tren positif ini terus terjaga, maka Konawe tidak hanya akan dikenal sebagai daerah yang kaya sumber daya, tetapi juga sebagai kabupaten yang mampu mengubah potensi menjadi prestasi. Dan dalam dua pekan terakhir, Konawe telah membuktikan bahwa cahaya Bersahaja kian bersinar terang di Bumi Anoa.
Tidak ada komentar