BAITSULTRA.COM/KONAWE – Keluhan masyarakat terhadap kendaraan truk yang melintas di wilayah Kabupaten Konawe kembali mencuat. Kali ini, sorotan tertuju pada penggunaan lape-lape atau penahan lumpur yang dinilai tidak sesuai standar karena menutupi lampu sein kendaraan.
Kondisi tersebut membuat sinyal arah kendaraan tidak terlihat jelas oleh pengendara lain, sehingga memicu keresahan di kalangan pengguna jalan, terutama di jalur poros yang ramai dilalui kendaraan berat.
Warga menilai, hilangnya fungsi visual lampu sein pada truk dapat menimbulkan situasi berbahaya di jalan raya. Pengendara di belakang kerap tidak mengetahui arah pergerakan kendaraan, sehingga berpotensi terjadi pengereman mendadak hingga kecelakaan.
“Kadang saya sampai menebak-nebak. Ini truk mau belok kanan, kiri, atau lanjut lurus. Lampu seinnya tidak kelihatan sama sekali,” ujar Saputra (40) seorang pengendara di Konawe.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat perjalanan di jalan raya serasa mengikuti kuis tebak arah. Pengendara di belakang harus mengandalkan insting dan firasat untuk mengetahui ke mana tujuan truk berikutnya.
“Kalau lampu sein tertutup begini, sopir belakang bisa jadi paranormal dadakan. Harus menerawang dulu sebelum mendahului,” tambahnya.
Untuk itu, masyarakat mengingatkan bahwa persoalan ini tetap memiliki sisi serius karena menyangkut keselamatan pengguna jalan. Lampu sein merupakan alat komunikasi penting antar-kendaraan, sehingga harus terlihat jelas oleh pengendara lain.
Muh. Renal warga lainnya, berharap pemilik truk tidak menjadikan lape-lape sebagai tirai rahasia yang menyembunyikan lampu sein. Dirinya juga meminta pihak terkait melakukan sosialisasi agar modifikasi kendaraan tetap memperhatikan aspek keselamatan.
“Lape-lape boleh keren, tapi jangan sampai lampu sein ikut menghilang. Jalan raya bukan tempat bermain tebak-tebakan,” katanya.
Kini, masyarakat berharap setiap truk yang melintas tidak hanya gagah dari belakang, tetapi juga tetap memperlihatkan lampu sein dengan jelas. Sebab di jalan raya, yang dibutuhkan bukan kejutan, melainkan keselamatan
Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, dibutuhkan langkah cepat dari pihak berwenang, baik Dinas Perhubungan maupun kepolisian, untuk melakukan pengawasan dan penertiban di lapangan. Agar para pengemudi truk lebih disiplin dalam memastikan kendaraan mereka sesuai aturan keselamatan jalan, demi menjaga ketertiban lalu lintas dan mencegah kecelakaan di wilayah Konawe.
Tidak ada komentar