Dikukuhkan Jadi Ketua Forum UKM-IKM, Rita Harmasan Gaungkan UMKM Konawe Naik Kelas

waktu baca 3 menit
Selasa, 9 Jun 2026 20:40 0 71 Admin

BAITSULTRA.COM/KONAWE – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Konawe kini memiliki wadah baru untuk memperkuat daya saing dan memperluas jaringan usaha. Rita Harmasan Papua resmi dikukuhkan sebagai Ketua Forum UKM-IKM Kabupaten Konawe periode 2026–2029 dalam acara yang berlangsung di Aula BKPSDM Konawe, Selasa (9/6/2026).

Pengukuhan tersebut dilakukan melalui pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Forum UKM-IKM Sulawesi Tenggara, Dr. Asraf, SE., MM., yang kemudian dilanjutkan dengan pemasangan pin kepengurusan oleh Asisten II Setda Konawe, Sri Joko Wahyu Hendro, SE., M.Si., mewakili Bupati Konawe, Yusran Akbar.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Forum UKM-IKM Sultra Dr. H. Abdul Hakim, SE., MS., Wakil Ketua Dr. Sardiman, Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Konawe Palaiman, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Konawe Hj. Andi Tendri Rawe Lasandara, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah lingkup Pemkab Konawe.

Dalam sambutannya, Sri Joko Wahyu Hendro menegaskan bahwa keberadaan Forum UKM-IKM menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD Konawe 2025–2030.
Menurutnya, UMKM merupakan salah satu sektor yang terbukti mampu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat dan menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pelaku UMKM adalah pahlawan ekonomi daerah. Mereka menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perputaran uang, dan memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya.

Ia berharap forum tersebut dapat menjadi ruang kolaborasi yang mampu memperkuat kapasitas pelaku usaha sekaligus mempercepat penanganan persoalan pengangguran dan kemiskinan di Konawe.

Sementara itu, Ketua Forum UKM-IKM Sultra, Abdul Hakim, mengatakan pembentukan forum di tingkat kabupaten merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha.

Ia menjelaskan bahwa forum tidak hanya berfungsi sebagai organisasi, tetapi juga sebagai sarana pertukaran informasi, akses program pemerintah, hingga pengembangan jejaring bisnis antar pelaku usaha.

“Forum ini harus menjadi rumah besar bagi UMKM. Tempat berbagi pengalaman, mencari solusi, dan membuka peluang usaha yang lebih luas,” katanya.

Abdul Hakim juga mengingatkan pentingnya membangun kemandirian usaha melalui penguatan kualitas produk dan manajemen bisnis yang sehat.

Di hadapan para pelaku usaha, Rita Harmasan Papua menyampaikan tekadnya untuk menjadikan Forum UKM-IKM Konawe sebagai motor penggerak kebangkitan UMKM lokal.
Ia menilai masih banyak potensi ekonomi daerah yang belum dikelola secara maksimal.

Produk-produk unggulan Konawe, mulai dari hasil pertanian, perikanan hingga kerajinan tangan, dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang apabila didukung inovasi dan pemasaran yang tepat.

“Kita memiliki potensi luar biasa. Yang kita butuhkan adalah keberanian untuk berubah, berinovasi, dan bersatu membangun kekuatan bersama,” tegas Rita.

Ia menegaskan bahwa kepengurusan yang baru tidak ingin sekadar menjadi organisasi formalitas, melainkan hadir sebagai wadah yang benar-benar memberikan manfaat bagi pelaku usaha.

Untuk itu, Forum UKM-IKM Konawe telah menyiapkan sejumlah program prioritas, mulai dari digitalisasi UMKM, peningkatan kualitas produk, perluasan akses pasar, hingga penguatan akses permodalan bagi pelaku usaha.

Rita juga mengajak seluruh pelaku UMKM untuk meninggalkan pola pikir lama dan mulai memanfaatkan teknologi sebagai sarana pengembangan usaha.

“Era sekarang adalah era kolaborasi dan digitalisasi. Jika ingin maju, UMKM Konawe harus berani naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Rita mengobarkan semangat seluruh pengurus dan pelaku UMKM agar menjadikan momentum pengukuhan tersebut sebagai titik awal perubahan besar bagi ekonomi kerakyatan di Konawe.

“Jangan lagi merasa kecil. Jangan lagi berjalan sendiri-sendiri. Saatnya UMKM Konawe bangkit, tumbuh bersama, dan menjadi kekuatan ekonomi yang membanggakan daerah ini,” pungkasnya.

Pengukuhan Forum UKM-IKM Konawe periode 2026–2029 tersebut menjadi simbol lahirnya harapan baru bagi ribuan pelaku usaha lokal untuk berkembang, berdaya saing, dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan Konawe yang lebih maju dan sejahtera.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA