Wujudkan Daerah Ramah Anak, Pemkab Konawe Gelar Evaluasi KLA 2026 Lintas Sektoral

waktu baca 3 menit
Selasa, 26 Mei 2026 10:01 0 9 Admin

BAITSULTRA.COM/KONAWE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe terus memperkuat langkah dalam mewujudkan daerah yang aman, nyaman, dan layak bagi tumbuh kembang anak. Komitmen tersebut ditegaskan melalui pelaksanaan Evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2026 yang digelar di Ruang Rapat Inowa, Senin (25/5/2026).

Kegiatan penting tersebut dihadiri langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Ferdinand, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, aparat penegak hukum, Forum Anak Daerah, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya yang selama ini terlibat dalam penguatan perlindungan anak di Konawe.

Dalam sambutannya, Ferdinand menegaskan bahwa program Kabupaten/Kota Layak Anak bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam memastikan terpenuhinya hak-hak anak serta menghadirkan perlindungan yang menyeluruh bagi generasi penerus bangsa.

Menurutnya, keberhasilan membangun Kabupaten Layak Anak tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh elemen, mulai dari dunia usaha, lembaga pendidikan, media massa, aparat penegak hukum hingga masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Konawe berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan terhadap anak melalui sinergi seluruh organisasi perangkat daerah, dunia usaha, masyarakat, dan lembaga pendidikan,” tegas Ferdinand.

Dalam proses evaluasi tersebut, Kabupaten Konawe memaparkan berbagai capaian positif pada sejumlah indikator penilaian KLA. Mulai dari penguatan kelembagaan, pemenuhan hak sipil dan kebebasan anak, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, hingga perlindungan khusus anak. Pada aspek kelembagaan, keterlibatan lintas sektor menjadi salah satu kekuatan utama Konawe.

Berbagai OPD dan instansi turut mengambil peran aktif, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Bappeda, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, BPBD, Dinas PUPR, Polres Konawe, hingga Badan Kesbangpol.

Tidak hanya itu, dukungan pihak swasta melalui program CSR, yayasan, dan media massa juga dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak di Konawe.

Pada aspek hak sipil dan kebebasan, Kabupaten Konawe dinilai telah menunjukkan komitmen kuat dalam menjamin hak anak memperoleh identitas, akses informasi, serta ruang partisipasi yang aman dan ramah anak.

Sementara pada aspek lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, pemerintah daerah terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Di bidang kesehatan dasar dan kesejahteraan, Pemerintah Kabupaten Konawe juga terus memperkuat layanan kesehatan bagi anak serta memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar yang layak dan memadai.

Tak hanya itu, sektor pendidikan, pemanfaatan waktu luang, dan kegiatan budaya juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah melalui penyediaan ruang belajar dan aktivitas yang aman, nyaman, kreatif, serta mendukung pengembangan potensi anak.

Sedangkan dalam aspek perlindungan khusus anak, sinergi lintas sektor terus diperkuat melalui keterlibatan Dinas PPPA, Dinas Sosial, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Badan Narkotika Kabupaten, Dinas Kesehatan, Polres Konawe, Kejaksaan Negeri Konawe, Pengadilan Negeri, Lapas Anak, hingga Badan Kesbangpol.

Pelaksanaan Kabupaten Layak Anak hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan pun menunjukkan perkembangan yang semakin positif. Keterlibatan aktif pemerintah wilayah bersama OPD terkait menjadi bukti bahwa upaya perlindungan anak kini terus diperkuat hingga ke akar pemerintahan.

Melalui evaluasi tersebut, Ferdinand berharap Pemkab Konawe dapat terus memperoleh masukan dan rekomendasi guna menyempurnakan program perlindungan anak yang telah berjalan.

“Semoga Konawe mampu meningkatkan capaian dan meraih predikat yang lebih baik dalam penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak pada masa mendatang,” optimistisnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA