Dukung Keberlanjutan Program Ketahanan Pangan, Konawe Siap Suplai Benih dan Bibit

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Jan 2026 19:04 0 4 Admin

BAITSULTRA.COM/KONAWE – Bupati Konawe H. Yusran Akbar bersama Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim menghadiri kegiatan Panen Raya Pemasyarakatan yang digelar di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Unaaha, Desa Lalonggowuna, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta mendukung pelaksanaan Panen Raya Pemasyarakatan Serentak di seluruh Indonesia. Program tersebut bertujuan mendorong kemandirian, produktivitas, dan pembinaan berkelanjutan bagi warga binaan.

Panen raya dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Dirjenpas) Sulawesi Tenggara, Sulardi. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyampaian laporan pelaksanaan program pemasyarakatan secara virtual dari kementerian.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Kapolres Konawe AKBP Noer Alam, Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, Kepala Kepala Rutan Unaaha, Ketua TP PKK Konawe, Hania serta jajaran pemasyarakatan, perwakilan instansi terkait, serta masyarakat sekitar.

Hasil panen raya ini rencananya akan disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan bagi korban bencana. Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyaluran bantuan sembako kepada Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Sulawesi Tenggara.

Dalam laporannya, Sulardi menyampaikan bahwa Rutan Kelas IIB Unaaha ditunjuk sebagai pusat pelaksanaan panen raya pemasyarakatan di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, sejumlah UPT pemasyarakatan lainnya seperti Kolaka, Buton, Raha, dan Kendari juga melaksanakan panen raya di wilayah masing-masing.

“Panen raya ini bukan hanya soal kuantitas hasil pertanian, tetapi juga upaya menghadirkan citra lapas dan rutan sebagai tempat pembinaan yang produktif dan positif,” ujar Sulardi.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian yang mengembangkan potensi warga binaan di sektor pertanian dan perkebunan.

Program ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan, mendukung reintegrasi sosial, serta mendorong warga binaan menjadi individu yang lebih produktif setelah kembali ke masyarakat.

Adapun komoditas yang dipanen meliputi jagung, ubi jalar, nanas, melon, dan timun. Sebagian hasil panen akan disalurkan kepada korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Padang.

Bupati Konawe Yusran Akbar menyatakan dukungannya terhadap program ketahanan pangan yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tenggara.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Konawe siap berkolaborasi dengan menyediakan benih dan bibit untuk mendukung keberlanjutan program tersebut.

“Ketahanan pangan memiliki peran yang sangat penting, tidak hanya bagi daerah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di semua wilayah,” kata Yusran Akbar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA