Wabup Konawe Salurkan Bantuan CPP untuk 1.202 Warga Wawotobi

waktu baca 2 menit
Jumat, 28 Nov 2025 19:23 0 59 Admin

BAITSULTRA.COM./KONAWE – Setelah resmi meluncurkan Program Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) periode Oktober–November tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe mulai gencar menyalurkan bantuan tersebut ke sejumlah Kecamatan salah satunya di Kecamatan Wawotobi.

Penyaluran bantuan pemerintah di Kecamatan Wawotobi, pada Jum’at (28/11/2025) sore, dipusatkan di Kelurahan Inalahi, yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Konawe, H. Syamsul Ibrahim SE., M.Si.,yang didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Abd Hasim SP., M.Si., bersama Kepala Bulog Cabang Unaaha Muh. Abdan Djarmin.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati menegaskan, bahwa kebijakan penyaluran CPP merupakan instruksi langsung Presiden untuk memastikan pemerintah hadir menjamin keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat, khususnya keluarga berpenghasilan rendah.

“Ini adalah wujud kepedulian pemerintah agar masyarakat memiliki akses terhadap pangan yang layak,” ujarnya.

Dikatakannya, penyaluran CPP kali ini mengalami peningkatan. Jika sebelumnya hanya berupa bantuan beras, kini pemerintah menambah bantuan minyak goreng untuk setiap keluarga penerima manfaat.

“Khusus untuk di Kecamatan Wawotobi sebanyak 1.202 warga tercatat sebagai penerima manfaat dari program CPP ini, dan untuk Kelurahan Inalahi sendiri berjumlah 96 penerima dari total 18.757 penerima di Kabupaten Konawe yang tersebar di 28 Kecamatan,” rincinya.

Wabup Syamsul juga meminta kepada pihak terkait serta pihak Kecamatan dan Desa untuk memperketat validasi data penerima. Hal ini dilakukan untuk memastikan program yang dijalankan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.

“Harus dicek ulang datanya, jangan sampai penerima manfaat telah terdaftar sebagai ASN atau PPPK, karena ini data lama yang telah diajukan dinas terkait kepada pihak Kementerian. Hal ini dilakukan untuk memastikan pendistribusian berjalan lancar dan tidak terjadi kesalahan data di lapangan,” jelasnya.

Diakhir sambutannya, dirinya mengimbau kepada masyarakat penerima manfaat agar tidak memperjualbelikan bantuan tersebut, mengingat kualitas beras asli Konawe yang disalurkan telah memenuhi standar konsumsi rumah tangga.

“Bantuan ini harus digunakan semaksimal mungkin, dan semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat penerima manfaat, dan sekali lagi saya ingatkan bantuan ini jangan di jual,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA