Bupati Konawe: Hari Bela Negara Momentum Teguhkan Komitmen Menjaga Keutuhan NKRI

waktu baca 3 menit
Jumat, 19 Des 2025 10:13 0 60 Admin

BAITSULTRA.COM/KONAWE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe melaksanakan upacara peringatan Hari Bela Negara ke-77 yang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Konawe, Kamis (19/12/2025).

Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST., yang diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemkab Konawe.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Konawe membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam amanatnya, bahwa peringatan Hari Bela Negara merupakan momentum strategis untuk memperkuat kembali komitmen bersama dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Setiap tanggal 19 Desember, bangsa Indonesia mengenang peristiwa bersejarah berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada tahun 1948, ketika Agresi Militer Belanda II mengancam eksistensi Republik Indonesia.

Sejarah tersebut menunjukkan bahwa semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap tegak berdiri. Di tengah kondisi yang serba terbatas, para pemimpin dan rakyat Indonesia saat itu menunjukkan keberanian, keteguhan, serta pengorbanan demi mempertahankan kemerdekaan.

Pada tahun ini, peringatan Hari Bela Negara mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju.” Tema tersebut menegaskan bahwa kemajuan bangsa hanya dapat diwujudkan apabila seluruh warga negara memiliki kesiapsiagaan, disiplin, serta ketangguhan dalam menghadapi perubahan dan tantangan zaman.

Saat ini, dunia menghadapi dinamika yang bergerak sangat cepat dan penuh ketidakpastian. Rivalitas geopolitik, krisis energi, perkembangan teknologi yang pesat, serta derasnya arus informasi yang rawan disalahgunakan menjadi tantangan nyata bagi bangsa Indonesia.

“Ancaman terhadap negara pun tidak lagi bersifat konvensional, melainkan muncul dalam bentuk serangan siber, penyebaran paham radikalisme, hingga meningkatnya frekuensi bencana alam,” katanya.

Dalam konteks tersebut, semangat bela negara harus dimaknai sebagai tanggung jawab kolektif seluruh warga negara, bukan semata-mata tugas aparat pertahanan, melainkan peran bersama seluruh elemen bangsa.

Peringatan Hari Bela Negara ke-77 juga menjadi pengingat akan peran penting daerah-daerah yang memiliki nilai sejarah besar bagi Republik Indonesia, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketiga wilayah tersebut telah memberikan kontribusi luar biasa dalam mempertahankan keberlangsungan republik pada masa-masa kritis dan hingga kini tetap menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan bangsa.

Bupati Konawe mengajak seluruh masyarakat untuk mengimplementasikan nilai-nilai bela negara dalam kehidupan sehari-hari, antara lain dengan menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan kepedulian sosial, membantu sesama yang tertimpa musibah, menangkal hoaks dan ujaran kebencian, serta menggunakan media digital secara bijak dan bertanggung jawab.

Melalui peringatan ini, diharapkan semangat bela negara terus tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat sebagai kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah serta mewujudkan Indonesia yang kuat, berdaulat, dan maju.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA