Menuju Konawe Bebas Stunting, Wabup Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lintas Sektoral

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Okt 2025 19:44 0 87 Admin

BAITSULTRA.COM./KONAWE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe menggelar rapat koordinasi persiapan Penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting, Jum’at (17/10/2025).

Rapat yang dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) Konawe, H. Syamsul Ibrahim dihadiri oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Konawe yang terdiri atas perwakilan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Konawe.

Pada kesempatan tersebut, Wabup H. Syamsul Ibrahim menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Konawe.

Dirinya menegaskan bahwa penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggungjawab jawab sektor kesehatan semata, tetapi merupakan kerja bersama seluruh unsur pemerintah daerah, termasuk pendidikan, sosial, pertanian, dan pemerintahan desa.

“Penilaian kinerja aksi konvergensi ini bukan sekadar evaluasi, tetapi momentum bagi kita untuk menunjukkan komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting di Konawe. Semua program dan data harus siap, valid, dan terintegrasi,” ujarnya.

Wakil Bupati juga meminta agar setiap OPD yang tergabung dalam TPPS memastikan data dan laporan kegiatan intervensi gizi spesifik maupun sensitif tersusun dengan baik. Ia menekankan pentingnya data yang akurat sebagai bahan evaluasi dan pembuktian nyata dalam pelaksanaan aksi konvergensi di lapangan.

Rapat tersebut turut membahas sejumlah hal teknis, antara lain kesiapan administrasi, kelengkapan dokumen aksi konvergensi, serta strategi komunikasi publik yang akan dipresentasikan dalam penilaian tingkat provinsi.

Sementara itu, Tim TPPS Kabupaten Konawe menyatakan komitmen kuat untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat penurunan angka stunting di seluruh wilayah Kabupaten Konawe. TPPS bertekad menjaga koordinasi dan sinkronisasi program agar setiap intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Penanganan stunting di Konawe dipahami sebagai tanggung jawab bersama yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perangkat desa, sektor pendidikan, pertanian, sosial, hingga lembaga masyarakat dan dunia usaha.

Melalui kerja sama tersebut, TPPS Konawe berkomitmen untuk melaksanakan aksi konvergensi yang terintegrasi, meningkatkan kualitas data dan pelaporan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat sebagai garda terdepan pencegahan stunting.

Dengan semangat kolaborasi dan kerja nyata, Pemerintah Kabupaten Konawe menargetkan terwujudnya “Konawe Bebas Stunting” melalui langkah-langkah strategis, inovatif, dan berkelanjutan demi menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.

Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah, mitra pembangunan, dan pemerintah desa dalam melaksanakan aksi nyata percepatan penurunan stunting. Upaya ini sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara serta mendukung kebijakan nasional dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan berdaya saing.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA