BAITSULTRA.COM./KONAWE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Konawe mulai membedah rancangan Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026. Pertemuan perdana dua lembaga ini menjadi langkah awal penentu arah kebijakan fiskal daerah tahun depan.
Rapat yang digelar Senin, (10/11/2025) dipimpin Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, didampingi Wakil Ketua DPRD Nuryadin Tombili. Dari pihak eksekutif, Sekretaris Daerah Konawe, Dr. Ferdinand, memimpin jajaran TAPD, dengan Kepala Bappeda Sriany bertindak sebagai sekretaris tim.
Pembahasan tahap awal ini memusatkan perhatian pada rancangan KUA sebagai dasar penyusunan APBD 2026. Agenda dilanjutkan ke pembahasan PPAS yang dijadwalkan berlangsung dua hari, hingga Selasa, 11 November 2025.
Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, menekankan pentingnya tahap ini untuk memastikan arah pembangunan daerah sejalan dengan visi pemerintah daerah.
“Seluruh alokasi anggaran harus benar-benar diarahkan untuk sebesar-besarnya kepentingan dan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Konawe,” ujarnya.
Sementara itu, Sekda Konawe, Dr. Ferdinand, menegaskan komitmen TAPD dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penyusunan anggaran.
“Kami bersama DPRD berupaya memastikan APBD 2026 dapat menjadi instrumen yang efektif untuk meningkatkan pelayanan publik dan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Rapat berlangsung dalam suasana kondusif. DPRD dan TAPD berharap, pembahasan KUA-PPAS 2026 menghasilkan kesepahaman bersama antara legislatif dan eksekutif demi mewujudkan pembangunan Konawe yang berkelanjutan dan merata.
Tidak ada komentar