Yusran Akbar dan Haliana Lepas Penyu, Serukan Pelestarian Laut Wakatobi

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Okt 2026 20:49 0 14 Admin

BAITSULTRA.COM/WAKATOBI – Kepedulian terhadap kelestarian ekosistem laut kembali ditunjukkan Bupati Konawe, Yusran Akbar, dan Bupati Wakatobi, Haliana. Keduanya bersama-sama melepas seekor penyu ke habitat alaminya di kawasan pantai Wakatobi Dive Resort, Pulau Onemoba’a, Kecamatan Tomia, Kabupaten Wakatobi, Jumat (16/10/2026).

Pelepasan penyu tersebut berlangsung dalam suasana hangat. Yusran dan Haliana tampak kompak memegang penyu sebelum kemudian melepaskannya menuju laut.

Kegiatan itu tidak sekadar menjadi bagian dari agenda kunjungan, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap keberlangsungan satwa laut serta pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

“Hari ini kita melepas penyu di Pulau Onemoba’a bersama Bupati Wakatobi,” ujar Yusran.

Sementara itu, Haliana menyambut baik kunjungan Yusran Akbar ke Wakatobi. Ia mengajak para kepala daerah di Sulawesi Tenggara untuk datang dan melihat secara langsung potensi wisata serta kekayaan alam yang dimiliki Wakatobi.

Menurut Haliana, Wakatobi memiliki kekayaan bawah laut yang menjadi salah satu kebanggaan Sulawesi Tenggara. Potensi tersebut, kata dia, harus dijaga secara bersama-sama agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.

Pelestarian lingkungan juga dinilai memiliki keterkaitan erat dengan pengembangan sektor pariwisata. Keberadaan ekosistem laut yang terjaga menjadi modal penting untuk memperkuat daya tarik Wakatobi sebagai destinasi wisata, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Karena itu, kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya dilakukan oleh satu pihak. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, pelaku pariwisata, dan berbagai pihak lainnya untuk memastikan kekayaan alam tetap terpelihara.

Pelepasan penyu tersebut menjadi pesan sederhana bahwa keindahan alam bukan hanya untuk dinikmati, melainkan juga harus dirawat dan dilindungi.

Kolaborasi Konawe dan Wakatobi diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat kesadaran bersama mengenai pentingnya pelestarian lingkungan sekaligus mendorong pengembangan potensi pariwisata di Sulawesi Tenggara.

Wakatobi sendiri menjadi tuan rumah rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang berlangsung pada 14–16 Oktober 2026.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA