BAITSULTRA.COM./KONAWE — Mewakili pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Konawe, Ketua DPRD I Made Asmaya, S.Pd., M.M., menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Afan Kurniawan, pengemudi Ojek Online (Ojol) yang menjadi korban meninggal saat elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di DPR RI pada Kamis (28/8/2025) lalu.
“Kami turut berduka cita atas kepergian almarhum, sebagaimana telah ramai diberitakan di media sosial. Semoga almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar I Made Asmaya saat menerima massa aksi di Gedung Paripurna DPRD Konawe, Senin (1/9/2025).

Dalam kesempatan tersebut, I Made menegaskan bahwa DPRD Konawe, yang beranggotakan 30 orang, tetap konsisten menjalankan amanah rakyat sejak awal masa jabatan.
“Kami bekerja berdasarkan tata tertib dan aturan yang menjadi pedoman dalam menjalankan fungsi legislatif,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa dalam setiap proses pengambilan keputusan, DPRD Konawe selalu mengedepankan prinsip kolektif dan musyawarah untuk mufakat. Aspirasi masyarakat. Lanjutnya, selalu menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan tugas-tugas legislatif.
“Oleh karena itu, saya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja seluruh anggota DPRD Kabupaten Konawe guna memastikan bahwa fungsi pengawasan,” tegasnya.

Evaluasi ini, menurut I Made Asmaya, merupakan bentuk tanggung jawab DPRD Konawe kepada masyarakat.
“Seperti yang kita ketahui bersama, pengawasan adalah salah satu fungsi utama legislatif, dan kami berkomitmen untuk menjalankannya secara maksimal, profesional, dan transparan,” tutupnya.
Tidak ada komentar