Kru MV LGH Prosper Jatuh ke Laut, Tim SAR Kendari Dikerahkan ke Perairan Toronipa

waktu baca 2 menit
Senin, 19 Okt 2026 19:02 0 16 Admin

BAITSULTRA.COM/KONAWE – Kecelakaan laut terjadi di sekitar perairan Toronipa, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Senin (19/10/2026). Seorang kru kapal MV LGH Prosper dilaporkan terjatuh ke laut saat kapal berlayar dari Muara Jawa menuju Morosi.

Korban diketahui bernama Abdul Rahman, 45 tahun. Hingga tim SAR diberangkatkan, korban masih dalam pencarian setelah sebelumnya upaya pencarian dilakukan oleh kru kapal menggunakan sekoci.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari dari Capt. Darmayanto selaku pihak perusahaan kapal sekitar pukul 14.20 WITA.

Mendapat laporan itu, KPP Kendari langsung mengerahkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian (LKP) pada pukul 14.40 WITA untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, menyebutkan lokasi kejadian berjarak sekitar 27 nautical mile (NM) dari KPP Kendari. Tim diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam melalui jalur darat dari KPP Kendari menuju Pelabuhan Toronipa, kemudian dilanjutkan perjalanan sekitar 1,5 jam menggunakan rubber boat menuju lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi awal, insiden terjadi sekitar pukul 08.43 WITA. Saat itu, Abdul Rahman sedang memasang tangga pandu di lambung kiri MV LGH Prosper ketika tiba-tiba terjatuh ke laut.

Kru kapal yang mengetahui kejadian tersebut kemudian segera memberikan pertolongan awal dengan melemparkan pelampung kepada korban. Upaya pencarian juga dilakukan dengan menurunkan sekoci untuk menyisir area sekitar lokasi kejadian.

Namun, hingga laporan diterima KPP Kendari, korban belum berhasil ditemukan.
Dalam operasi pencarian tersebut, unsur yang terlibat terdiri atas SMC dan staf SMC KPP Kendari, rescuer KPP Kendari, serta kru MV LGH Prosper.

Tim SAR membawa sejumlah peralatan pendukung operasi, di antaranya rescue truck, rubber boat, sekoci, Aquaeye, peralatan SAR evakuasi, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Operasi pencarian akan terus dilakukan sesuai perkembangan di lapangan. KPP Kendari juga akan menyampaikan informasi terbaru terkait proses pencarian dan kondisi korban.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA