BAITSULTRA.COM/KONAWE – Setelah sekian tahun lamanya, lorong-lorong dipinggiran Kota Unaaha, Kabupaten Konawe yang dulu sempit, berlubang dan berdebu dimana saat hujan turun becek menggenang, saat kemarau tiba debu beterbangan. Setiap langkah adalah kehati-hatian, setiap roda harus pelan-pelan.
Kini, lorong-lorong itu berlahan berubah, hamparan aspal hitam membentang rapi, seakan menyatukan rumah-rumah yang selama ini dipisahkan oleh jalan rusak.
Perubahan sederhana namun bermakna itu menghadirkan rasa syukur yang tulus dari warga, apresiasi yang mengalir kepada Bupati dan Wakil Bupati yang telah menghadirkan perhatian hingga ke sudut-sudut permukiman.
Beberapa hari terakhir ini, suasana terasa berbeda, para pengendara motor melintas tanpa rasa khawatir, anak-anak pun terliat riang bermain dipinggir jalan beraspal itu. Lorong yang dulu menjadi sumber keluhan kini menjadi jalur nyaman yang memperlancar aktivitas harian.
“Sering dikeluhkan, karena dulu kalau hujan becek, sekarang sudah enak dilewati. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Yusran Akbar dan Bapak Syamsul Ibrahim,” ujar Rahma, warga Kelurahan Tumpas.
Ucapan terimakasih ibu tiga anak itu mewakili banyak suara yang merasakan langsung dampak pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar.
Bagi warga, pengaspalan lorong bukan sekadar proyek infrastruktur. Ia adalah bukti bahwa perhatian pemerintah tidak berhenti di jalan besar saja. Lorong yang selama ini luput dari sorotan, kini mendapat tempat dalam agenda pembangunan. Rasa memiliki pun tumbuh, mendorong warga untuk menjaga dan merawat lingkungan bersama.
Dampak positifnya sagat terasa, akses darurat menjadi lebih cepat lingkungan tampak lebih rapi, dan aktivitas ekonomi kecil di sekitar rumah kembali hidup. Malam hari terasa lebih aman, cahaya lampu memantul di permukaan jalan yang rata.
Warga berharap, langkah ini menjadi awal dari perhatian berkelanjutan. Aspal di lorong-lorong telah membuka jalan baru bukan hanya bagi kendaraan, tetapi juga bagi kepercayaan dan harapan. Sebuah terima kasih sederhana, untuk perubahan yang nyata.
Apresiasi terhadap kinerja pemerintah daerah turut disampaikan warga melalui media sosial. Salah satunya datang dari seorang warga Unaaha yang mengungkapkan rasa syukurnya atas pemerataan pembangunan yang mulai dirasakan.
“Alhamdulillah pembangunan merata hampir di semua lini, dan yang paling terasa jalan-jalan yang puluhan tahun hanya pengerasan akhirnya diaspal juga,” tulis pemilik akun Facebook Zayed Box Ungu dalam unggahan tersebut.
Ia juga mengapresiasi perubahan signifikan yang terjadi di masa kepemimpinan Bupati Yusran Akbar-Syamsul Ibrahim. Menurutnya, janji pembangunan yang sebelumnya tak kunjung terealisasi kini mulai diwujudkan.
“Karena sebelumnya kebanyakan hanya dijanji, bahkan sudah berapa periode berganti pun tidak terealisasi. Alhamdulillah di masa kepemimpinan Bapak Yusran Akbar-Syamsul Ibrahim mulai terlihat perbaikan di segala bidang, terutama infrastruktur yang satu per satu dibenahi,” tulisnya.
Dirinya berharap, kondisi jalan di Kelurahan Tumpas yang kini mulus hingga ke lorong-lorong permukiman bisa menjangkau wilayah lainnya.
Langkah yang saat ini tengah direalisasikan Pemerintah dibawah kepemimpinan Yusran-Syamsul dinilai menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan Konawe yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera melalui pembangunan berkelanjutan.
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar ST., menegaskan bahwa perbaikan jalan merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah. Pembangunan ini tidak hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga mendukung distribusi barang dan perkembangan ekonomi lokal.
“Kami fokus pada pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat langsung, termasuk jalan desa dan lorong-lorong permukiman, agar aksesibilitas lebih baik dan pembangunan terasa merata,” ujar Bupati.
Program perbaikan jalan ini dilakukan secara bertahap sesuai dengan anggaran dan rencana pembangunan, dengan mempertimbangkan ruas jalan yang paling vital untuk kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.
Lorong-lorong yang sebelumnya sulit dilalui kendaraan kini sudah bisa dilalui mobil, sehingga memudahkan warga melakukan aktivitas sehari-hari, mulai dari sekolah, bekerja, hingga distribusi produk UMKM.
Selain fokus pada infrastruktur jalan, Bupati Yusran Akbar juga menekankan pentingnya dukungan terhadap ekonomi masyarakat. Pemerataan pembangunan jalan dan lorong-lorong ini menjadi pondasi untuk mewujudkan Konawe yang lebih maju dan berdaya saing.
Infrastruktur yang baik diyakini akan memperlancar transportasi, meningkatkan produktivitas, serta membuka peluang bagi UMKM dan sektor ekonomi lainnya.
Dengan langkah-langkah ini, Pemerintah Kabupaten Konawe menunjukkan komitmen nyata untuk membangun daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi seluruh warga.
Pembangunan jalan desa dan lorong yang puluhan tahun rusak kini mulai mulus diaspal menjadi simbol nyata kemajuan daerah dan janji pembangunan yang direalisasikan.
Tidak ada komentar